Sudah 12 Jam Kebakaran Pabrik Pakan Ternak di Jombang Belum Padam, Kok Bisa?
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran pabrik pakan ternak CV Jaya Terang Bersama berlokasi di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ternyata belum padam hingga hari ini Sabtu (25/7/2026) pukul 08.00 WIB.
Adapun kebakaran pabrik yang mengolah Bonggol Jagung menjadi pakan ternak itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) malam sekitar pukul 19.50 WIB. Artinya, sudah 12 jam lebih api yang membakar bangunan itu belum padam.
“Tidak ada korban dalam kejadin ini. Meskipun kami sudah menerjunkan tiga unit kendaraan pemadam dan tiga unit suplai, kobaran api masih belum bisa dijinakkan hingga Sabtu dini hari,” kata Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarla) Jombang, Stevi Maria.
Belum diketahui penyebab pasti maupun kerugian dari kebakaran yang melahap bangunan produksi berukuran sekitar 30 x 70 meter persegi yang menyimpan banyak material mudah terbakar berupa bonggol jagung kering sebagai bahan baku pakan ternak.
Pepy menegaskan bahwa pihaknya masih fokus melakukan proses pemadaman sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sumber api. "Ini masih dilakukan pembasahan," katanya.
Kebakaran pabrik pakan ternak tersebut dikabarkan terjadi saat pergantian saf karyawan malam. Api mulai muncul di bagian mesin produksi. Para karyawan langsunb berhamburan menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Angin yang bertiup cukup kencang serta banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin membesar dan sulit dikendalikan. Hingga akhirnya, salah satu karyawan meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Jombang.
Supriono, salah satu karyawan pabrik mengaku mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan rekan kerjanya yang panik melihat api mulai membesar. Tanpa berpikir panjang, ia bersama sejumlah karyawan mencoba melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
“Kami mencoba memadamkan api dengan APAR, tetapi tidak berhasil. Setelah itu kami melapor ke Damkarla Jombang,” ujar Supriono di lokasi.
Melihat api mengamuk, Supriono dan karyawan lainnya kemudian berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dikeluarkan dari area pabrik. Menurutnya, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian barat belakang pabrik, tepatnya di sekitar area mesin produksi.
Meski saat kejadian masih terdapat beberapa pekerja di dalam bangunan, seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Petugas Damkar kini masih bekerja keras melakukan pembasahan dan pemadam karena kepulan asap masih mengepul di balik tumpukan bonggol jagung di dalam pabrik tersebut.
Editor : Zainul Arifin