Tagih Uang Sewa, Pemilik Kos di Jombang Temukan Penyewa Kamar Tewas Tergantung di Ventilasi
Disclaimer : Berita ini ditulis bukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Lansia berinisial GSG (60) penyewa kamar kos Jl. Kapten tendean Desa Sengon Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan tewas, Sabtu (24/7/2026) sekira pukul 14.00 WIB.
Kakek warga Dusun Gabus, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, itu ditemukan dengan posisi leher yang tergantung pada seutas tali diikatkan ke ventilasi udara kamar.
Jenazah GSG itu pertama kali diketahui pemilik kos, Khoirul Rodjikin yang mendatangi kamar kos korban dengan maksud menagih uang sewa kos. Khoirul saat itu mengetahui tali tampar kecil berwarna kuning terikat di ventilasi udara.
"Pemilik kos merasa curiga karena saat mengetuk pintu tidak ada respon. Lalu pemilik kos berinisiatif menghubungi perangkat desa yang selanjutnya melapor ke petugas kepolisian untuk melakukan pendobrakan," ujar Kapolsek Jombang AKP Edy Purnomo.
Setelah dilakukan pendobrakan melalui jendela, didapati korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung. Jenazah pria lansia tersebut kemudian dievakuasi petugas BPBD ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum.
"Untuk diketahui korban mengalami depresi akibat permasalahan keluarga, dan keterangan dari para saksi, korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri," katanya.
Setelah dilakukan pemeriksaan di kamar mayat, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan kematian GSG. "Diduga kuat korban meninggal dunia karena gantung diri," tandasnya.
Editor: Zainul Arifin