Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jago Merah Mengamuk, Gudang Bank Sampah di Jombang Hangus Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

1.000 Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu Lapis di Jombang Akan Dirumahkan, Ancam Demo Besar-besaran!

Kamis, 11 Juni 2026 | 11:09 WIB
  • author Zainul Arifin
1.000 Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu Lapis di Jombang Akan Dirumahkan, Ancam Demo Besar-besaran!
Demo buruh tolak PHK. (Foto/Dok. iNews

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Ketua Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ) Hadi Purnomo menegaskan, seluruh pekerja pabrik pengolahan kayu lapis, PT Sumber Graha Sejahtera (PT SGS) menolak PHK yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan.

"Sikap SBPJ menolak PHK sepihak yang dilakukan perusahaan. Kami menolak dengan keras. Seluruh karyawan PT SGS semuanya menolak PHK sepihak ini," tegas Hadi, Kamis (11/6/2026).

Ribuan buruh pabrik Plywood PT SGS berlokasi di Desa Tanon, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terancam dirumahkan. Rencana PHK itu diumumkan dalam forum perusahaan pada 5 Juni 2026 oleh Manajer HRD PT SGS, Taufik, yang menyebutkan adanya pengurangan sekitar 1.000 karyawan.

Informasi tersebut mengejutkan para buruh karena sebagian besar pekerja tidak pernah melakukan pelanggaran yang menjadi alasan PHK. "Alasan pihak menajemen, kebijakan tersebut dari pusat," ucap Hadi.

SBPJ membuka posko pengaduan sebagai upaya pendampingan. Menurutnya, posko SBPJ ramai didatangi buruh setiap harinya untuk menyampaikan keluhan dan meminta perlindungan hukum. Hingga kini, sekitar 200 hingga 300 buruh telah memberikan kuasa kepada serikat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kalau perlu turun jalan, kita akan aksi besar-besaran. Semua karyawan PT SGS yang terdampak kebijakan ini menolak PHK sepihak," ujar Hadi.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut