Rombongan Biksu Thudong 4 Negara Singgah di Kota Mojokerto, Jadi Potret Toleransi Jelang Waisak
Rombongan dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti perayaan Waisak yang puncaknya berlangsung pada 31 Mei mendatang.
“Keramahan masyarakat dan dukungan semua pihak sepanjang perjalanan menjadi potret keharmonisan bangsa Indonesia,” ujar Irwan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menuturkan, singgahnya rombongan Biksu Thudong menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Mojokerto. Menurutnya, perjalanan spiritual tersebut mencerminkan semangat kebinekaan yang terus hidup di Indonesia.
“Ini sebagai wujud kebinekaan bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural,” tutur Ning Ita sapaan akrabnya.
Ia mengungkapkan bahwa semangat toleransi juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diterima Kota Mojokerto sebagai daerah yang dinilai mampu menjaga kerukunan masyarakat, seperti penghargaan Kota Harmoni dan Kota Toleran.
“Kami sangat berbahagia dan bangga menyambut para Bhikkhu Thudong yang bermalam di Kota Mojokerto. Ini menjadi representasi bahwa masyarakat Kota Mojokerto menerima keberagaman dengan suka cita,” ungkapnya.
Perjalanan para biksu Thudong tersebut menjadi pengingat bahwa toleransi dan persaudaraan tetap tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ita mendoakan seluruh rombongan agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran selama melanjutkan perjalanan menuju Borobudur.
Editor: Zainul Arifin