Edukasi dari Lahan Sekolah: Siswa SMA di Jombang Panen Sayur dan Sajikan Kuliner Nusantara
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Ploso Jombang menunjukkan cara berbeda dalam memaknai pertambahan usia sekolah ke-43. Bukan sekedar seremoni, sekolah ini justru mengubah momentum itu menjadi laboratorium pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan ketahanan pangan, pelestarian budaya, hingga diplomasi lingkungan dalam satu rangkaian gelar karya kokurikuler, Rabu (6/5/2026).
Indikator keberhasilan edukasi di SMAN Ploso terlihat pada area kebun sekolah. Di sana, siswa kelas 10 dan 11 terlibat langsung dalam proses panen komoditas pangan seperti terong, kangkung, cabai, dan tomat. Bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan implementasi nyata pendidikan berbasis kemandirian.
Kepala SMAN Ploso, Qoidatun Nisak, menegaskan bahwa keterlibatan siswa dalam mengelola lahan sekolah bertujuan untuk mendekatkan mereka pada realitas ketahanan pangan nasional sejak dini.
"Kami ingin siswa tidak hanya merayakan, tetapi juga mengenal budaya serta terlibat dalam kegiatan kokurikuler yang bermakna. Panen ini adalah hasil jerih payah siswa yang kami bagi per kelas untuk dikelola," ujar Qoidatun diwawancarai wartawan di lokasi.
Di sisi lain lapangan, suasana berubah menjadi pasar kreatif yang menampilkan 15 stan kuliner nusantara. Namun, ada aturan ketat yang menjadi pembeda, yakni seluruh stan dilarang menggunakan kemasan plastik. Hal ini sejalan dengan program pengurangan sampah plastik yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur.
Editor : Zainul Arifin