Kejar Target 883 Ribu Ton, Bulog Jatim Agresif Amankan Serapan Gabah di Jombang
"Memang ada lahan yang mengalami puso (gagal panen), namun luasannya tidak signifikan. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk memitigasi dampak cuaca agar proses pengeringan gabah pascapanen tidak terganggu oleh hujan," imbuhnya.
Menghadapi puncak panen raya yang diprediksi jatuh pada Maret hingga Mei mendatang, Bulog Jawa Timur menegaskan kesiapan penuh dari sisi permodalan. Langgeng menjamin tidak ada kendala anggaran dalam menyerap hasil panen petani.
Langkah agresif ini menjadi krusial mengingat beban penugasan Bulog tahun ini meningkat, terutama untuk penyaluran bantuan pangan pada Februari dan Maret yang volumenya naik signifikan dibanding tahun lalu.
"Harapan kami jelas, sesuai arahan Presiden untuk swasembada. Kami memastikan ketahanan pangan NKRI terjaga, didukung kolaborasi solid dengan TNI serta penyuluh pertanian di lapangan," pungkasnya.
Editor : Zainul Arifin