PWI Bekali Humas SMA, SMK dan SLB di Jombang Hadapi Oknum Mengaku Wartawan
Muhammad Syafi'i menambahkan, sekolah hari ini tidak cukup hanya bagus secara program, tapi juga harus mampu mengomunikasikan keunggulannya melalui media sosial dengan strategi yang tepat.
Secara tidak langsung, kata dia, konsistensi konten, pemahaman karakter platform, serta narasi yang positif dan informatif akan memperkuat citra sekolah di ruang digital. “Kalau branding sekolah kuat, transparan, dan informatif, maka ruang untuk intimidasi atau tekanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab akan semakin sempit,” ujarnya.
Kepala Subbagian TU Cabdindik Wilayah Jombang, Ulil Muamar, mengapresiasi inisiatif PWI Jombang dalam memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan.
"Sekolah sangat perlu dibekali pemahaman seperti ini. Jangan sampai karena ketidaktahuan, kemudian merasa takut atau tertekan saat menghadapi oknum yang mengatasnamakan wartawan,” kata Ulil.
Secara tidak langsung, Ulil mendorong seluruh kepala sekolah dan humas agar selalu berkoordinasi dengan Cabdindik ketika menghadapi persoalan serupa. Menurutnya, pendampingan dan komunikasi yang baik akan membuat persoalan lebih mudah diselesaikan sesuai prosedur.
“Kami berharap setelah forum ini, teman-teman humas lebih percaya diri, lebih paham alur, dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan,” ucapnya.
Editor : Zainul Arifin