Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Eratkan Silaturahmi, Sarung Mangga Wujudkan Khidmat di Muktamar ke-35 NU Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Bantah Ada Bullying, Pondok di Sumobito Jombang Ungkap Penyebab Tiga Santri Kabur

Rabu, 23 Juli 2025 | 20:07 WIB
  • author Jajang Sutris
Bantah Ada Bullying, Pondok di Sumobito Jombang Ungkap Penyebab Tiga Santri Kabur
Bantah Ada Bullying, Pondok di Sumobito Jombang Ungkap Penyebab Tiga Santri Kabur. Foto iNewsMojokerto/Jajang Sutris

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Pondok Pesantren di Kecamatan Sumobito, Jombang membantah tiga anak santri yang kabur merupakan korban bullying atau perundungan. Mereka yakni AFD (12) dan AH (10) asal Kecamatan Wonosalam Jombang serta MK (12) asal Sooko, Mojokerto. Ketiganya siswa sekolah dasar (SD) di kecamatan setempat.

Pihak pondok menyebut mereka kabur disebabkan masalah utang. Salah satu santri tersebut memiliki utang terhadap teman satu kelasnya.

"Bukan masalah bullying, kalau bullying di pondok kami itu tidak ada. Masalahnya salah satu dari santri tadi punya masalah utang piutang dengan teman satu kelas yang ada di sekolahnya," kata ketua pengurus Pondok, Sulton Haikal (20) kepada wartawan.

Utang itu, disebut Sulton sebesar Rp45 ribu yang dipakai untuk beli mainan layang-layang. Karena si santri itu tidak punya uang untuk melunasi utangnya hingga tenggang waktu, maka memutuskan untuk pulang dengan mengajak dua temannya. "Yang bersangkutan itu memutuskan untuk pulang karena takut ditagih," ujarnya.

Sulton menegaskan permasalahan yang dihadapi oleh santri itu berada di luar pondok dan tidak diketahui oleh pihak pengurus. Bahkan, Sulton mengaku sempat kaget di saat santri itu pulang, teman sekolahnya datang ke pondok untuk menagih utang.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut