Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Balik Kampus, Legislator Gus Abduh Semangati Mahasiswa Unhasy Tebuireng untuk Bangun Bangsa
Advertisement . Scroll to see content

Reses di Jombang, Legislator Diberondong Keluhan Sekolah Rusak dan Kesejahteraan Guru Ngaji

Selasa, 01 Juli 2025 | 17:50 WIB
  • author Aries
Reses di Jombang, Legislator Diberondong Keluhan Sekolah Rusak dan Kesejahteraan Guru Ngaji
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Sumardi diberondong keluhan sekolah rusak dan kesejahteraan guru ngaji. Foto iNewsMojokerto/Aries

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Sumardi diberondong keluhan sekolah rusak dan kesejahteraan guru ngaji saat reses atau serap aspirasi masyarakat II 2025 di Yayasan Pendidikan dan Pembangunan Pancasila, Mojowarno Jombang, Selasa (1/7/2025).

Reses menggandeng kepala sekolah, guru lembaga pendidikan formal, guru ngaji, tokoh agama, tokoh pemuda hingga tokoh masyarakat,

Fery Kurniawan, Kepala SMK Pancasila melontarkan kondisi lembaga pendidikan yang embannya ini cukup memprihatinkan. Kondisi itu bukan hanya pada sarana pendidikan, hak siswa kurang mampu dalam memperoleh beasiswa disebutnya juga berkurang. Mulai banyaknya bangunan yang rusak hingga kurang maksimalnya Program Indonesia Pintar (PIP).

Fery mengungkapkan, dahulu siswa yang mendapat PIP ada banyak. Namun, saat ini ada pemangkasan alias menurun. Menurutnya, para siswa masih membutuhkan itu. Sebab, rata-rata tingkat perekonomian di desa menengah kebawah.

"Pemangkasan PIP, awalnya dapatnya banyak, tapi sekarang menurun. Kami rata-rata menengah ke bawah. Harapan kami, semoga permohonan PIP dari siswa SMP, SMA, SMK ini bisa terserap," kata Fery di hadapan anggota komisi A DPRD Jatim itu.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut