Sambut Ramadan 2025 Warga Jombang Berebut Kue Apem di Tradisi Grebeg Apem, Ini Maknanya

Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin Yazid mengajak seluruh umat Islam di Jombang dari berbagai organisasi seperti NU, Muhammadiyah, Shiddiqiyyah dan lainnya untuk menghadapi perbedaan dalam penetapan awal puasa dengan bijak dan saling menghormati.
Ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di atas perbedaan, serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh rahmat dan kedamaian dengan menekankan nilai toleransi, ukhuwah, dan saling menghargai.
"Mari kita saling menghormati baik yang melaksanakan ibadah puasa maupun yang belum bisa menjalankan puasa di bulan Ramadhan, serta meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak zakat, infaq dan sedekah," katanya.
Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kekhidmatan ibadah selama Ramadan, tidak membunyikan petasan atau melakukan konvoi berlebihan, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak zakat, infaq, dan sedekah.
"Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen menciptakan suasana Ramadan yang aman dan nyaman, dan mengajak masyarakat turut serta menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing," tandasnya.
Editor : Arif Ardliyanto