Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aset Rampasan Korupsi Mantan Bupati Mojokerto Dihibahkan KPK ke Tiga Lembaga Negara
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Staf Kantor Bawaslu Jombang Setubuhi Adik Ipar yang Masih SMA, Begini Modusnya

Jum'at, 10 Mei 2024 | 08:55 WIB
  • author Zainul Arifin
Oknum Staf Kantor Bawaslu Jombang Setubuhi Adik Ipar yang Masih SMA, Begini Modusnya
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Sukaca/Dok.Zainul Arifin

JOMBANG, iNewsMojojerto.id - Perbuatan MFI (29), oknum staf di kantor badan pengawas pemilu (Bawaslu) Jombang sangat biadab. Dia tega menyetubuhi adik iparnya yang duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Informasi yang dihimpun, korban N disetubuhi oleh MFI di sebuah hotel. Berawal setelah pelaku membujuk rayu seolah cinta kepada adik iparnya, hingga akhirnya terjadi persetubuhan yang menodai siswi berusia 16 tahun itu. "Kejadiannya pada Juni 2024 lalu," kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Sukaca dalam keterangannya, Kamis (9/5/2024).

Sukaca menjelaskan, sekira pukul 13.00 wib korban dijemput pelaku yang sebelumnya sudah membuat janji bertemu di Stasiun Jombang. Nah, pada saat bertemu, pria asal Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang ini mengajak korban ke sebuah hotel di wilayah Kecamatan Peterongan dengan alasan akan mengerjakan pekerjaan kantor.

Pada saat berada di dalam kamar hotel dan sedang berduaan, pelaku membujuk rayu korban dengan serangkaian kata-kata lebih memprioritaskan korban dari pada istrinya, dan pelaku berkata bahwa menyukai korban.

"Kemudian pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban hingga terlapor mengeluarkan sperma di pengaman (kondom) yang digunakan oleh terlapor," ujarnya.

Karena ada gelagat dari korban saat di rumah, ayah korban bertanya kepada korban. Dari situlah semua perbuatan bejat MFI terbongkar. Ayah korban tidak terima lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut