Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Magister Manajemen Universitas ciputra Pamerkan 106 Project Karya Inovatif Mahasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sukses Pemilik Lotte Mart, Dari Bisnis Penanak Nasi Modal Hutang Hingga Jadi Raksasa Retail

Minggu, 31 Juli 2022 | 09:30 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Kisah Sukses Pemilik Lotte Mart, Dari Bisnis Penanak Nasi Modal Hutang Hingga Jadi Raksasa Retail
Pendiri Lotte Group, Shin Kyuk Ho (duduk). (Foto: Reuters)

Shin Kyuk Ho menjajaki berbagai macam bisnis sebelum sukses mendirikan Lotte Mart. Ia juga sempat membuat produk krim wajah meski tidak berjalan mulus. 

Barulah pada tahun 1948 Shin Kyuk Ho mendirikan Lotte dengan bisnis awal menjual permen karet. Dari situlah Lotte terus berkembang menjadi perusahaan multinasional yang besar. 

Rasa permen karet Lotte yang khas membuatnya sangat disukai konsumen. Hingga pada tahun 1963, Lotte telah berkembang pesat dan memiliki 3.000 pegawai. 

Perkembangan tersebut mendorong Shin Kyuk Ho untuk merambah ke ranah bisnis lainnya seperti cokelat, konveksi, hingga properti. Setelah sukses membangun bisnisnya, ia memutuskan kembali ke Korea Selatan pada 1966 dan bergabung dengan aliansi pebisnis Korea Selatan lainnya untuk bekerjasama dalam membangkitkan ekonomi Korea Selatan pasca perang. 

Shin Kyuk Ho juga pernah dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 136 di dunia versi majalah Forbes pada tahun 2006. Tiga tahun kemudian, ia naik peringkat menjadi orang terkaya di dunia nomor 38. 

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut