KEDIRI, iNewsMojokerto.id – Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya bangunan rumah dan enam unit kendaraan di RT 01 RW 02, Dusun Bangsongan, Desa Bangsongan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Kediri, Jumat (7/8/2026) malam.
Selain itu, pemilik rumah bernama Anas Muladi dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan. Anas kini mendapatkan penanganan medis di RS Aura Syifa, Kediri.
Kebakaran dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar ini dilaporkan ke petugas pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri pada pukul 20.24 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari sebuah kendaraan roda empat yang berada di area bagasi rumah.
Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar rumah beserta enam kendaraan terdiri atas dua minibus, satu jeep, satu truk, dan dua sepeda motor.
Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan tim Damkar Pos Pare yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 20.27 WIB dan tiba sekitar pukul 20.42 WIB.
"Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim menuju lokasi dan melakukan pemadaman sesuai prosedur," ujarnya.
Api tidak mudah dipadamkan karena berkobar besar, membakar barang-barang yang mudah terbakar. Sedikitnya empat unit mobil pemadam dari Damkar Kabupaten Kediri dan Kota Kediri dengan dukungan 18 personel dikerahkan ke lokasi.
"Api berhasil dipadamkan setelah beberapa jam petugas di lapangan berjibaku cukup maksimal. Alhamdulillah api tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Penyebab pasti kebakaran menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," ungkapnya.
Kaleb menambahkan bahwa data sementara mencatat nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir senilai sekitar Rp600 juta.
Seluruh proses pemadaman telah selesai dan api berhasil dikendalikan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Informasi mengenai penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat berwenang.
Kaleb mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi kelistrikan dan kondisi kendaraan dalam keadaan aman.
"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menumpuk bahan yang mudah terbakar, serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tandasnya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
