JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan beruntun melibatkan truk Isuzu, dengan mobil Elf, dan truk tronton terjadi di Jalan Raya Ngemplak, Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Rabu (5/7/2026) malam.
Insiden itu mengakibatkan sopir minibus Elf sempat terjepit di bangku kemudi. Korban kemudian dievakusi oleh warga dalam kondisi selamat. Korban diketahui bernama Supariono (37), warga Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
“Korban sudah dievakuasi, selamat. Korban luka ringan dan syok,” kata Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman dikonfirmasi.
Kecelakaan bermula truk berpelat nomor AA 1137 NE, dikemudikan Yudi Setiawan (31), warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, melaju dari arah Surabaya menuju Solo dengan membawa sekitar sembilan ton pakan burung.
Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga tidak menjaga jarak aman dan kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Akibatnya, menabrak belakang Elf bernopol S 7296 W yang mengerem karena truk tronton di depannya berhenti.
Benturan keras membuat minibus yang dikemudikan oleh Supariono, warga Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo, Jombang itu terdorong hingga menghantam bagian belakang truk tronton.
Seorang penumpang Elf, Hari Suroyo (49), mengatakan rombongannya baru pulang dari Surabaya setelah mengantar anaknya kuliah. Mobil Elf yang ditumpanginya membawa enam penumpang bersama sopir menuju Kecamatan Gudo.
“Kami berhenti karena truk di depan mengerem. Tiba-tiba dari belakang ditabrak truk sehingga mobil kami terdorong ke depan dan menabrak truk tronton. Sopir sempat terjepit, tetapi berhasil dikeluarkan warga,” katanya.
Benturan menyebabkan bagian depan mobil Elf mengalami kerusakan parah. Sementara itu, lima penumpang lainnya selamat tanpa mengalami luka serius. Petugas Satlantas Polres Jombang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi truk Isuzu dan mobil Elf yang mengalami kerusakan.
Sementara itu, truk tronton yang terlibat kecelakaan itu melanjutkan perjalanan setelah proses awal penanganan di lokasi selesai. Kasus kecelakaan beruntun tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
