Kesiapan lokasi penginapan tersebut turut menjadi perhatian PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) Sudan. Utusan khusus PCINU Sudan, Tajul Mafakhir (34), datang langsung melakukan survei lokasi untuk memastikan kelayakan fasilitas akomodasi bagi alumni dan warga NU dari Sudan maupun luar negeri selama angkaian muktamar berlangsung, 27-31 Agustus.
Ia menjelaskan, peninjauan lebih awal dilakukan agar proses istirahat para alumni dan penggembira asal Sudan serta peserta dari luar negeri dapat berjalan lancar dan tertib.
Terkait peserta yang akan hadir, Mafakhir menyebut para alumni Sudan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan mayoritas berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
"Ada yang dari luar Jawa, tapi kebanyakan ya dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, terdapat pula masyayikh asal Sudan di Malang yang berencana hadir," katanya.
Setelah melihat langsung kondisi penginapan, ia menyampaikan apresiasi atas kesiapan Yayasan Pendidikan Al-Madinah bersama PRNU Tambakrejo. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi solusi penting di tengah tingginya kebutuhan tempat tinggal selama muktamar berlangsung.
"Senang sekali kami bisa diterima oleh pengurus Ranting NU Tambakrejo sekaligus dari pengurus Yayasan Al-Madinah. Karena kebutuhan akan akomodasi kamar menjelang muktamar ini sangat luar biasa. Kalau kita melihat di kanan kirinya itu harga rumah disewakan sangat mahal," katanya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
