PACITAN, iNewsMojokerto.id - Jembatan presisi merah putih, berlokasi di Dusun Tegal Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan telah diresmikan oleh Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, pada Senin (27/4/2026).
Jembatan penghubung antardesa tersebut memiliki panjang kurang lebih 100 meter dengan lebar 1,8 meter. Masyarakat Desa Mangunharjo memanfaatkan jembatan ini sebagai jalur alternatif.
Jembatan layang tersebut bukan hanya dilewati oleh masyarakat Mangunharjo saja, melainkan desa lain seperti Kedungbendo dan Kebondalem, Kecamatan setempat.
Pada Maret 2023 silam, jembatan ini rusak parah dan tak bisa dilewati karena diterjang arus banjir. Warga pun terpaksa melewati jalan lain dengan jarak tempuh 4 kilometer.
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan sudah banyak yang rapuh dan kayu jembatan tak beraturan, yang berisiko bagi anak-anak sekolah yang melintas saat jam sekolah.
Setelah selesai direnovasi dan diresmikan AKBP Ayub, jembatan yang selama ini menjadi urat nadi masyarakan desa, untuk aktivitas ekonomi maupun akses pendidikan itu pun, bisa dilalui dengan aman dan nyaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pacitan beserta jajaran yang telah membantu perbaikan jembatan ini. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” kata kepala desa Mangunharjo, Joko Sumaryanto.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro didampingi Wakapolres Kompol Moch Mukid dan pejabat desa meresmikan jembatan presisi Merah Putih di Mangunharjo. (Foto: Istimewa)
Sementara, AKBP Ayub menegaskan bahwa pembangunan jembatan presisi merah putih di Pacitan bagian dari program Polri Presisi. Menurut Ayub, kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Bersyukur revitalisasi jembatan ini bisa terlaksana dengan baik. Ini bagian dari program Polri untuk memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas umum,” kata AKBP Ayub didampingi Wakapolres Kompol Moch Mukid.
Dia menjelaskan, program tersebut tindak lanjut dari kebijakan pimpinan Polri yang diteruskan hingga ke tingkat daerah. Setelah selesai direnovasi, diharapkan dapat memperlancar akses warga antarwilayah di Arjosari, mendukung distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pelajar ke sekolah dan menghilangkan rasa khawatir karena kondisi jembatan sebelumnya cukup rapuh dan berbahaya.
“Kami berharap jembatan ini dapat semakin memperlancar mobilitas warga, khususnya di Desa Mangunharjo dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan lebih aman, lancar dan tanpa rasa cemas,” katanya
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
