JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebocoran gas elpiji memicu ledakan keras disertai kebakaran rumah kontrakan di Dusun Jambu, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (1/5/2025). Tiga orang penghuni dilaporkan luka bakar.
Mereka yakni Ahmad Yani (35) luka bakar 20 persen, Abdul Rokhim (43) luka bakar 30 persen, dan Muhammad Rokip (35) luka bakar 36 persen. Ketiga warga Sengon ini dalam perawatan di rumah sakit.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.40 WIB. Pemilik rumah, Hari Subagyo yang mendapatkan kabar dari kerabatnya mengaku bergegas mendatangi lokasi. Saat tiba, ia melihat banyak warga dan juga petugas pemadam kebakaran (Damkar) serta polisi.
"Kejadian persisnya sayang kurang tahu. Karena pas tiba di sini, sudah banyak orang, termasuk petugas. Sepertinya dari gas elpiji bocor kemudian merembet ke kamar, dan meledak disitu," kata Hari di lokasi.
Hari mengatakan, rumah itu dikontrak oleh warga. Awalnya, digunakan sebagai tempat rokok, lalu oleh pengontrak kedua digunakan sebagai penyimpanan tabung gas elpiji 3 kilogram.
Petugas Damkar Jombang, Rinaldo menambahkan, awalnya warga mendengar suara ledakan keras sebelum melihat api membesar dari rumah korban. Diduga ledakan berasal dari tabung gas elpiji.
"Beberapa warga mencoba memadamkan api, tapi tidak berani mendekat. Kemudian salah seorang warga menghubungi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang," kata Ronaldo.
Satu unit fire pumper truck dari Damkar Jombang diberangkatkan dan lima menit kemudian tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan, mencegah kebakaran meluas.
Sekitar dua jam kemudian api berhasil dipadamkan. Selain mengakibatkan korban luka, insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan atap rumah. Diduga tutup ada yang bocor akhirnya lari kedalam, lalu gasnya ke dalam kamar akhirnya terjadi ledakan dan muncul api
Polisi masih terus melakukan penyelidikan insiden ini, dengan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk ketiga korban luka.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
