Mulai dari lomba patrol dan bedug yang melibatkan pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga Karang Taruna. Selain itu, tersedia bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih, QRIS Racing dari Bank Indonesia, bazar makanan dan minuman, pasar murah, serta wahana permainan untuk keluarga.
Rangkaian kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kami ingin pelajar, pemuda, UMKM, dan koperasi semua terlibat. Ini adalah wujud gotong royong dan semangat ekonomi kerakyatan,” katanya.
Pemkot Mojokerto berharap Pasar Takjil Ramadan 2026 dapat menjadi destinasi favorit warga untuk berburu takjil sekaligus menikmati suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan penuh keceriaan.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
