Tebuireng Bedah Genealogi dan Transformasi Al-Qanun Al-Asasi, Libatkan Puluhan Pakar NU

Zainul Arifin
Membedah Genealogi dan Transformasi Al-Qanun Al-Asasi di Tebuireng Jombang. Foto: Mojokerto.iNews.id/Dok

Sementara itu, Dr Rijal Mumazziq menyoroti evolusi regulasi tersebut dalam merespons perubahan sosial-keagamaan. Prof Masdar Hilmy mengkaji dimensi etis dan sosiologis Qānūn Asāsī dalam relasi agama, negara, dan masyarakat.

Kajian filologis dipaparkan Dr Ahmad Ginanjar Sya’ban dengan menelusuri akar tekstual serta konstruksi awal Qanun Asasi. Adapun Prof Achmad Muhibin Zuhri menekankan pentingnya kesinambungan tradisi keilmuan pesantren dalam setiap transformasi regulasi organisasi. Perspektif praksis keorganisasian disampaikan H Nur Hidayat, terutama terkait implementasi nilai-nilai Qanun Asasi dalam kaderisasi.

Para pemapar membahas genealogi tekstual dan institusional Al-Qanun Al-Asasi sejak awal abad ke-20 hingga perkembangan kontemporer di tubuh NU. Diskusi juga mengangkat interpretasi ayat-ayat rujukan, peta jalan transformasi, serta keterkaitan antara dinamika organisasi dan tradisi spiritual pesantren.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui forum ini, Tebuireng Institute berharap lahir rumusan pemikiran yang mampu menjembatani warisan historis Al-Qanun Al-Asasi dengan tantangan organisasi di era modern.

Editor : Zainul Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network