Meski cita-cita ibadah haji segera menjadi kenyataan, Sutaji tidak pernah membesar-besarkan niat kepada orang lain. Ia memilih menyimpannya dalam doa dan kerja keras. “Kepada, teman-teman saya cuma mohon doanya dan restunya supaya sehat, lancar berangkat sampai pulang. Itu sudah cukup,” ucapnya.
Bagi Sutaji, perjalanan hidupnya bukan untuk disombongkan. Ia berharap kisahnya bisa menjadi pengingat bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk memiliki mimpi besar.
“siapa pun yang punya niat baik, semoga Allah SWT memudahkan jalannya,” tandas Sutaji.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
