KEDIRI, iNewsMojokerto.id – Sebuah langkah cepat dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dengan melakukan pengasapan atau fogging di lingkungan Pondok Pesantren Al Ishlah, Kelurahan Bandar Kidul, menyusul adanya laporan dua warga pondok yang saat ini dirawat di rumah sakit dengan status suspek demam berdarah dengue (DBD).
Petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Pengasapan dilakukan di area dalam pondok pesantren, asrama, hingga lingkungan sekitar pemukiman warga sebagai upaya menekan populasi nyamuk.
“Fogging dilakukan setelah kami menerima laporan adanya dua warga pondok yang dirawat di rumah sakit dengan status suspek demam berdarah," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Supriyanto.
Dia mengatakan fogging merupakan salah satu langkah respons cepat untuk memutus rantai penularan DBD, khususnya ketika ditemukan kasus suspek di suatu wilayah.
“Tindakan ini untuk menekan populasi nyamuk dewasa agar risiko penularan tidak semakin meluas,” ujar Hendik saat ditemui di lokasi.
Meski demikian, fogging bukan satu-satunya solusi dalam pencegahan DBD. Ia menyebut, pengasapan hanya bersifat sementara untuk membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik nyamuk tetap dapat berkembang apabila lingkungan tidak dijaga kebersihannya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
