KKN Untag Surabaya di Mojokerto Fokus pada Keberlanjutan, Kolaborasi, dan Dampak Jangka Panjang

Trisna Eka Adhitya
Prosesi pelepasan 819 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 23 Desa yang ada di Kabupaten Mojokerto. (Foto: Trisna Eka Adhitya)

Selain teknologi, KKN Untag Surabaya juga mengusung program pelatihan sumber daya manusia, inovasi produk lokal, serta patriotisme sebagai upaya membangun kesadaran sosial dan kebangsaan di tingkat desa.

Dalam mendukung efektivitas program, Untag Surabaya menggandeng sejumlah instansi pemerintah, di antaranya BPBD, Badan Narkvotika Nasional (BNN), serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, sehingga KKN turut berkontribusi dalam mendukung program-program strategis pemerintah.
 
Sementara itu, Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Untag Surabaya, Eko April Ariyanto, S.Psi., M.Psi., menyatakan bahwa KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan sosial di masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan pemerintah.

"Mahasiswa itu ketika melakukan pemberdayaan masyarakat, salah satu kegiatan mereka adalah membuat inovasi peralatan. Yang inovasi peralatan ini digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah mitra," ungkapnya.



Editor : Trisna Eka Adhitya

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network