Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 12 SPPG Beroperasi di Kota Mojokerto, Masih Butuh Lima Lagi Untuk Program MBG
Advertisement . Scroll to see content

Semangat Kemanusiaan, 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali di Mojokerto Dapat Penghargaan

Senin, 21 September 2026 | 18:55 WIB
  • author Zainul Arifin
Semangat Kemanusiaan, 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali di Mojokerto Dapat Penghargaan
Para pendonor darah menerima penghargaan. (Foto: Zainul Arifin)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - sebanyak 23 Pendonor Darah Sukarela (DDS) yang sukarela mendonorkan darah sebanyak 75 kali di Mojokerto mendapatkan apresiasi dan akan menerima lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.

Apresiasi kepada para sukarelawan pendonor darah digelar pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam rangka Peringatan HUT ke-81 PMI. Acara digelar secara sederhana namun penuh makna di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9/2026). 

Selain penghargaan kepada para pendonor penuh semangat kemanusiaan, momentum tersebut sekaligus juga menguatkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

“Di tengah keterbatasan yang kita hadapi bersama, khususnya keterbatasan anggaran, ini tidak menjadi hambatan bagi kita untuk terus peduli dan bergerak bersama. Karena yang paling penting adalah kepedulian dan sisi kemanusiaan kita untuk memberi, berbagi, dan menolong sesama,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Menurut Ning Ita, sapaan akrabnya, peringatan HUT PMI yang berdekatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat semangat kemanusiaan merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa. PMI lahir pada 17 September 1945, satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan, memiliki peran besar dalam mendukung perjuangan bangsa, khususnya di bidang kemanusiaan dan kesehatan.

Ning Ita juga mengapresiasi kolaborasi PMI Kota Mojokerto bersama berbagai mitra yang selama ini turut menjaga ketersediaan stok darah. Sinergi tersebut membuat kebutuhan darah bagi rumah sakit yang telah bekerja sama dengan PMI dapat terpenuhi.

“PMI Kota Mojokerto dengan kehadiran para mitra tidak pernah sampai kekurangan stok darah. Rumah sakit mana pun yang sudah bermitra dan membutuhkan darah, selalu kita upayakan tersedia. Ini adalah komitmen kita bersama,” ujar Ketua PMI Kota Mojokerto tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan bagi pendonor darah sukarela dilakukan secara bertahap. Pendonor yang telah mencapai 75 kali donor mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, sedangkan pendonor yang mencapai 100 kali donor mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.

Tahun ini, Kota Mojokerto mendapatkan kuota 23 pendonor untuk menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur. Padahal, jumlah pendonor yang telah memenuhi kriteria di Kota Mojokerto mencapai lebih dari 40 orang.

“Mohon bersabar bagi yang belum mendapatkan giliran. Semoga masih diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga tahun depan bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh lencana secara langsung dari Ibu Gubernur Jawa Timur,” katanya

Dirinya menilai, keterbatasan kuota penghargaan tidak mengurangi nilai pengabdian para pendonor. Sebab, setiap tetes darah yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Lebih jauh, Ning Ita mengaitkan semangat donor darah dengan Pancacita Kota Mojokerto, khususnya cita-cita mewujudkan Kota Mojokerto yang berkarakter. Menurutnya, karakter sebuah kota juga tercermin dari tingginya kepedulian sosial masyarakatnya.

“Kehadiran PMI, partisipasi para pendonor dan kontribusi para mitra PMI merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kota Mojokerto yang berkarakter, yaitu kota dengan kepedulian sosial yang tinggi,” kata Wali Kota Mojokerto dua periode tersebut.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk tidak berbagi. Selama memiliki tubuh yang sehat dan memenuhi persyaratan sebagai pendonor, masyarakat dapat bersedekah melalui donor darah.

“Tidak harus punya harta lebih untuk bisa bersedekah. Selama badan kita sehat dan memenuhi syarat, kita bisa memberikan darah. Itu juga merupakan sedekah yang luar biasa,” imbuhnya.

Semangat donor darah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. PMI Kota Mojokerto bersama para mitra juga akan terus mendekatkan layanan donor darah kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan donor darah di berbagai lokasi publik.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut