Kiai Pesantren di Jombang Prihatin Aksi Saling Serang Kandidat Ketua Umum PBNU Jelang Muktamar NU
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen pengambil keputusan dalam Muktamar untuk membedah rekam jejak para kandidat secara utuh dan komprehensif demi kepentingan besar NU di masa depan.
"Artinya, melihat ketokohan seseorang jangan dilihat dari satu aspek, tetapi secara utuh. Karena NU membutuhkan kekuatan itu," katanya.
Kiai Junaidi berharap Muktamar ke-35 NU di Tambakberas dapat kembali ke khitahnya sebagai momentum konsolidasi nasional untuk mengokohkan kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan organisasi modern, hingga perataan jaringan di tingkat internasional.
Dengan kepemimpinan yang berwawasan luas dan berakhlak mulia, NU diharapkan siap menghadapi persaingan global tanpa kehilangan jati diri keislamannya.
"Sehingga NU betul-betul akan siap untuk bisa masuk pada pertarungan abad kedua dengan kedigdayaan dalam semua aspek, secara ekonomi, manajerial, jaringan internasional, pendidikan, dan sebagainya," pungkasnya.
Editor: Zainul Arifin