Momen Kemerdekaan, Kampung Kuliner di Kota Mojokerto Pesta Budaya Bernuansa Jadul
Menurutnya, permainan rakyat perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya sekaligus menjadi alternatif aktivitas anak-anak di tengah penggunaan gawai yang semakin tinggi.
"Permainan-permainan tradisional dan sebagainya mungkin yang bisa kita kuatkan. Ini yang memang perlu kita terus lestarikan. Juga sekaligus nanti kampanye kita mengurangi jam anak bermain HP," tambahnya.
Selain hiburan dan kuliner, masyarakat juga mendapatkan sejumlah layanan publik, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi produk lokal, termasuk batik ecoprint yang dinilai memiliki nilai tambah karena menggunakan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk terus meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi masyarakat.
"Yang pasti untuk merayakan kemerdekaan. Kemudian yang kedua memupuk harapan bahwa cita-cita kemerdekaan kita masih terus dilaksanakan," pungkas Cak Sandi.
Kampung kuliner bernuansa jadul di Magersari Gang 1 tersebut direncanakan digelar secara berkala. Dengan konsep yang terus disempurnakan, diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu ruang kuliner dan budaya yang memiliki karakter khas Kota Mojokerto.
Editor: Zainul Arifin