Banjir Peserta dari 6 Daerah, Danrem Cup Jombang Jadi Magnet Baru Petembak Jatim
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Komitmen melahirkan atlet menembak berkelas dunia dari Jawa Timur ditunjukkan secara konkret lewat ajang Kejuaraan Menembak Danrem Cup 2026. Berlokasi di Lapangan Tembak Korem 082 CPYJ, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, ajang itu melarang keterlibatan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun SEA Games.
Langkah itu diambil demi memberikan panggung seluas-luasnya bagi para petembak pemula dan talenta muda lokal yang selama ini belum tersentuh radar pembinaan profesional. Keputusan steril dari atlet kawakan merupakan strategi sengaja yang dirancang Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara Alex Bulo.
Ia menekankan bahwa kejuaraan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 itu murni berfokus pada regenerasi atlet, bukan ajang pamer gelar bagi mereka yang sudah senior.
"Kami ingin mencari bibit baru. Jadi atlet yang sudah level PON maupun SEA Games tidak kami ikutsertakan," tegas Batara Alex Bulo saat ditemui secara langsung di lokasi acara, Sabtu (1/8/2026).
Penerapan aturan itu membuat peta persaingan menjadi sangat adil dan kompetitif bagi peserta amatir. Pembatasan tersebut memastikan bahwa piala dan predikat juara benar-benar jatuh ke tangan para pahlawan baru olahraga menembak Jawa Timur.
Meski diwarnai larangan peserta atlet papan atas, pesona ajang itu sama sekali tidak surut. Sebaliknya, antusiasme masyarakat justru meledak drastis. Ratusan pendaftar dari berbagai penjuru Jawa Timur, mulai dari Jombang, Mojokerto, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, hingga Tuban, berbondong-bondong mengajukan diri untuk bertanding.
Sayangnya, terbatasnya durasi kompetisi yang hanya berlangsung selama satu hari penuh membuat panitia harus mengambil keputusan pahit dengan membatasi kuota peserta secara ketat.
"Yang mendaftar sebenarnya lebih dari 500 orang. Karena pelaksanaannya hanya satu hari, akhirnya kami batasi menjadi 160 peserta," ungkap Batara.
Untuk memfasilitasi ratusan peserta terpilih, panitia menyiapkan empat kategori perlombaan yang dikemas secara menarik.
Tiga Kategori Umum & Pemula, ditujukan khusus bagi talenta muda untuk memperebutkan tropi Juara 1, 2, dan 3. Guna membakar semangat bertanding, panitia juga menyediakan doorprize fantastis berupa satu unit sepeda motor dan jam tangan eksklusif.
Satu Kategori Eksekutif, diikuti khusus oleh jajaran perwira tinggi (jenderal), komandan satuan TNI-Polri, hingga kepala daerah. Berbeda dengan kelas pemula, kategori ini murni digelar untuk persahabatan tanpa perebutan piala.
Di luar sengitnya persaingan di arena bidik, turnamen ini mendadak berubah menjadi panggung silaturahmi berskala besar. Suasana Lapangan Tembak Denanyar kian semarak dengan hadirnya jajaran Bupati, Wali Kota, Kapolres, anggota DPRD, pengusaha lokal, hingga deretan anggota komunitas Harley Davidson yang turut meramaikan acara.
Melalui perpaduan kompetisi olahraga dan ajang kumpul lintas elemen ini, Danrem berharap sinergi antarlembaga di Jawa Timur dapat terjalin semakin kokoh.
"Harapan kami kegiatan ini bisa mempererat kebersamaan. Kekompakan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa," pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto