Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jombang Geger! Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Ingat, Rutin Olahraga! Penderita Diabetes di Kota Mojokerto 3.987 dan Hipertensi 8.500 Kasus

Kamis, 09 Juli 2026 | 10:33 WIB
  • author Zainul Arifin
Ingat, Rutin Olahraga! Penderita Diabetes di Kota Mojokerto 3.987 dan Hipertensi 8.500 Kasus
Pemkot Mojokerto evaluasi dan penguatan upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. (Foto: Zainul Arifin)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh lapisan masyarakat segera membiasakan pola hidup sehat guna menekan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM), termasuk rutin berolahraga meski dilakukan sederhana.

Ika Puspitasari menyampaikan itu saat acara sinergi Kader motivator dalam evaluasi dan penguatan upaya pencegahan PTM menuju masyarakat sehat di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.

"PTM itu faktor utamanya bersumber dari pola hidup manusianya. Oleh karena itu, tugas kita bersama adalah memberikan edukasi sekaligus keteladanan yang nyata di tengah masyarakat tentang bagaimana menerapkan gaya hidup yang sehat," katanya.

Data Dinas Kesehatan Kota Mojokerto pada 2026 mencatat sebanyak 3.987 penderita diabetes, sekitar 8.500 kasus hipertensi, serta 15 kasus baru kanker serviks pada semester pertama. 

Untuk itu, perempuan yang akrab dipanggil Ning Ita mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan, termasuk Pap Smear bagi perempuan yang telah menikah sebagai deteksi dini kanker serviks.

"Kanker leher rahim kalau diketahui sejak awal, penanganan bisa segera dilakukan. Jangan takut melakukan Pap Smear sebelum terlambat stadium lanjut," katanya.

Dia juga menyoroti tantangan gaya hidup di era modern. Kemudahan akses digital sering kali membuat masyarakat kurang beraktivitas fisik dan terlalu mengandalkan layanan pesan-antar untuk makanan cepat saji yang minim nutrisi serta tinggi gula buatan.

"Pilihlah makanan yang real food dan kurangi jajanan olahan. Selain itu, mari luangkan waktu untuk bergerak aktif minimal setengah jam setiap hari. Olahraga disesuaikan dengan usia, tidak harus yang berat, yang terpenting adalah istikamah atau konsisten," pesannya.

Ita menaruh harapan besar agar kolaborasi lintas sektor mampu mewujudkan ketahanan kesehatan di Kota Mojokerto.

"Mari kita jaga pola hidup, pilih asupan yang sehat, aktif bergerak, dan rutin memeriksakan kesehatan. Dengan sinergi dan komitmen bersama, insyaallah masyarakat Kota Mojokerto akan semakin sehat, bugar, dan produktif," pungkasnya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut