Tegang, Pertemuan Warga Protes Limbah dari Pabrik Biji Plastik di Jombang Berakhir Perjanjian
Perdebatan warga dengan pihak manajemen pabrik kemudian ditengahi oleh aparat keamanan. Pihak manajemen pun bersedia menghentikan produksi dan janji melakukan perbaikan limbah air dan asap.
Eko Harnowo, perwakilan perusahaan mengucapkan terima kasih atas usulan dari warga, dan pihaknya siap untuk melaksanakan.
"Terkait dengan limbah, kami akan menata ulang kembali dan setelah itu, kita akan mengajukan uji emisi dan uji limbah," kata Eko usai pertemuan.
Menurut Eko, pengolahan limbah pabrik plastik itu selama ini sudah sesuai. Namun, diakuinya ada kebocoran-kebocoran aliran yang mengarah ke sungai hingga mengalir ke warga. Eko menyebut, pihak perusahaan selama ini telah memberikan kompensasi ke warga sekitar Rp1300 tiap bulan melalui perangkat desa setempat.
"Kami tetap akan melakukan perbaikan dan tetap akan menjalin hubungan lebih baik dengan warga," kata Eko menutup.
Sebelumnya, Puluhan warga Desa Dusun Mojodadi, Desa Plemahan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) malam, menggeruduk pabrik pengolahan biji plastik yang sedang produksi.
Warga datang dari bagian belakang pabrik meminta menghentikan produksi karena pembuangan limbah dari cerobong asap serta air mengarah ke pemukiman, menyebabkan warga merasa sesak napas serta air sumur tercemar.
Editor : Zainul Arifin