Wali Kota Mojokerto Tegaskan Mutu Layanan Kesehatan Tak Boleh Turun meski Fiskal Terbatas
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Di tengah tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah di seluruh Indonesia, namun layanan kesehatan bagi masyarakat di Mojokerto tidak boleh menurun.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang tidak boleh terdampak oleh kondisi fiskal daerah. Kesehatan menjadi prioritas pembangunan nasional maupun daerah sehingga kualitas pelayanan harus tetap terjaga.
“Tantangan kita hari ini adalah di tengah keterbatasan fiskal seluruh daerah Indonesia. Layanan kesehatan ini layanan primer, layanan wajib dasar, tidak boleh ada penurunan. Semangatnya harus tetap baik meskipun keterbatasan fiskal,” kata Ning Ita saat melantik 6 kepala UPTD puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, komitmen itu selaras dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor kesehatan, pendidikan, sains, dan teknologi.
Di tingkat daerah, arah pembangunan tersebut juga tercermin dalam misi pertama Kota Mojokerto yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan dan peningkatan layanan pendidikan serta kesehatan.
“Ketika menghadapi masyarakat, coba kita kedepankan rasa empati. Jika memang kondisi masyarakatnya secara ekonomi kurang, bagaimana kita upayakan bisa memberikan pelayanan sesuai yang mereka butuhkan. Di sini diperlukan komunikasi yang baik kepada masyarakat,” tuturnya.
Editor : Zainul Arifin