get app
inews
Aa Text
Read Next : Jago Merah Mengamuk, Gudang Bank Sampah di Jombang Hangus Terbakar

Toko Kelontong di Jombang Diduga Dibakar OTK, Terekam CCTV Sebelum Kebakaran

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB
header img
OTK terlihat berada di depan toko melemparkan benda menyala merah seperti molotov ke dalam toko. Setelah itu, kabur meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. (Foto: Rekaman CCTV)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Beredar rekaman CCTV yang menunjukkan orang tak dikenal (OTK) diduga membakar toko kelontong berlokasi di Desa Bandung Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Kamis (13/5/2026) dini hari.

Dalam video yang tersebar di berbagai platform media sosial itu, OTK terlihat berada di depan toko melemparkan benda menyala merah seperti molotov ke dalam toko. Setelah itu, pelaku seorang diri kabur menggunakan sepeda motor.

Video itu menunjukkan sekitar pukul 02.12 WIB. Tak lama setelah itu, toko yang menjual makanan ringan (Snack) tersebut dilaporkan mengalami kebakaran hebat.


Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Huda bersama anggota saat berada di lokasi kebakaran toko kelontong. Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris

Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha membenarkan video rekaman CCTV tersebut beredar luas. Namun pihaknya belum bisa memastikan keasliannya. Sebab, pemilik CCTV belum dapat dimintai keterangannya karena berada di luar kota.

"Kalau dilihat, video tersebut dari rekaman CCTV samping lokasi kebakaran. Saat ini pemilik masih berada di Semarang," kata Darul kepada iNews.id.

Darul menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya bersama Polres Jombang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi termasuk pemilik toko.

"Pemilik toko (korban) sudah membuat laporan resmi terkait kebakaran itu, dan mengikhlaskannya. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan," katanya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut