Toko Kelontong di Jombang Diduga Dibakar OTK, Terekam CCTV Sebelum Kebakaran
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Beredar rekaman CCTV yang menunjukkan orang tak dikenal (OTK) diduga membakar toko kelontong berlokasi di Desa Bandung Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Kamis (13/5/2026) dini hari.
Dalam video yang tersebar di berbagai platform media sosial itu, OTK terlihat berada di depan toko melemparkan benda menyala merah seperti molotov ke dalam toko. Setelah itu, pelaku seorang diri kabur menggunakan sepeda motor.
Video itu menunjukkan sekitar pukul 02.12 WIB. Tak lama setelah itu, toko yang menjual makanan ringan (Snack) tersebut dilaporkan mengalami kebakaran hebat.

Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha membenarkan video rekaman CCTV tersebut beredar luas. Namun pihaknya belum bisa memastikan keasliannya. Sebab, pemilik CCTV belum dapat dimintai keterangannya karena berada di luar kota.
"Kalau dilihat, video tersebut dari rekaman CCTV samping lokasi kebakaran. Saat ini pemilik masih berada di Semarang," kata Darul kepada iNews.id.
Darul menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya bersama Polres Jombang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi termasuk pemilik toko.
"Pemilik toko (korban) sudah membuat laporan resmi terkait kebakaran itu, dan mengikhlaskannya. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan," katanya.
Diketahui, toko kelontong di Jombang hangus setelah dilalap api selama 2 jam. Kebakaran Toko kelontong milik M Shofiyulloh (52) di Dusun Gebangmalang Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, ini dilaporkan pada Kamis (13/5/2026) pukul 02.28 WIB.
Beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun kesulitan karena bangunan tertutup. Karena api semakin tidak terkendali akibat kuatnya hembusan angin dan banyaknya benda mudah terbakar, lantas warga melaporkannya ke petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarla) Jombang.
"Pusdalops menerima laporan adanya kebakaran toko kelontong sekitar pukul 02.28 WIB dan laporan itu diteruskan ke Pos Damkar Kabupaten Jombang," kata Koordinator Pos Damkar Kabupaten Jombang, Evan Prianto.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tim dan satu unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Dua jam kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran toko kelontong itu. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta
Editor : Zainul Arifin