Mayat Pria di Lahan Jagung Jombang Membusuk, Polisi Identifikasi Dengan Tes DNA
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Tim identifikasi kini disulitkan mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di lahan jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pasalnya, kondisinya jasad sudah dalam keadaan rusak dan membusuk.
Kepala satuan reserse kriminal Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander menyatakan kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan lanjut menjadi kendala utama dalam proses identifikasi. Upaya pengenalan melalui sidik jari tidak dapat dilakukan karena jaringan kulit sudah rusak.
“Untuk identifikasi sidik jari belum bisa dilaksanakan karena kondisi jenazah sudah membusuk, sehingga sidik jari tidak dapat dikenali,” kata Dimas di Polres Jombang, Selasa (21/4/2026).
Untuk pemeriksaan mendalam, perlu dilakukan tes DNA guna memastikan identitas korban secara ilmiah. Polisi telah mengambil sampel darah dari seseorang asal Mojokerto yang mengaku sebagai ayah korban untuk keperluan pencocokan.
“Langkah berikutnya kami lakukan tes DNA. Sampel pembanding sudah kami ambil dari pihak yang mengaku keluarga,” kata Dimas.
Lebih lanjut Dimas menyampaikan bahwa proses autopsi jenazah di RSUD Jombang telah rampung dilakukan. Namun, hasil resmi masih dalam tahap perumusan oleh dokter forensik.
“Autopsi sudah dilakukan. Saat ini masih dalam tahap resume oleh dokter forensik, sehingga kami masih menunggu hasil lengkapnya,” imbuhnya.
Penemuan mayat laki-laki di lahan jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 08.45 WIB membuat gempar warga sekitar.
Awalnya, seorang pencari rumput di kawasan itu mencium bau menyengat seperti bangkai binatang. Setelah dicek, tubuh manusia tergeletak di antara tanaman jagung dengan kondisi jasad membusuk parah. Lokasi penemuan jauh dari permukiman warga.
Editor: Zainul Arifin