Dorong Partisipasi Pembangunan, Dana Hibah Rp2,3 Miliar Disalurkan ke 50 Lembaga di Mojokerto
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Dana hibah senilai Rp2,3 miliar telah disalurkan Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur kepada 50 lembaga. Tujuannya adalah untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan pelayanan sosial.
Lembaga penerima hibah tahun ini meliputi rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, hingga lembaga layanan masyarakat, yang selama ini berperan langsung dalam kehidupan sosial warga.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan hibah bukan sekedar bantuan dana, melainkan instrumen untuk memperkuat kapasitas lembaga di tengah masyarakat. Para penerima dana hibah juga mendapatkan sosialisasi regulasi agar pengelolaan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Dana hibah ini menjadi sarana untuk mempercepat capaian program pemerintah, sekaligus memperkuat kelembagaan,” tutur Ning Ika sapaan akrabnya, Jumat (10/4/2026).
Ia mengatakan bahwa Hibah juga diarahkan untuk mendukung visi pembangunan Kota Mojokerto, khususnya dalam penguatan ketahanan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ning Ita keberhasilan program pemerintah tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi dengan masyarakat.
“Program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa kolaborasi. Melalui hibah ini, kami ingin memastikan lembaga-lembaga di masyarakat ikut terlibat aktif,” tambahnya.
Dengan dukungan tersebut, Pemkot Mojokerto berharap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pelayanan masyarakat dapat semakin berkembang dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
Editor: Zainul Arifin