Mayat Ibu dan Anak di Eks Asrama Polisi Ploso Jombang Diduga Warga Nganjuk, Ini Identitasnya
Marno menyebut pertemuan terakhirnya dengan sang kakak sebelum pergantian tahun di wilayah Nganjuk. Sementara kunjungan terakhir korban ke rumah orang tua di Perak, Jombang, berlangsung menjelang puasa untuk berziarah ke makam ibu mereka.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, identifikasi secara ilmiah masih terkendala. Kondisi sidik jari korban mengalami kerusakan sehingga tidak dapat terbaca melalui alat forensik. “Sebagian sidik jarinya rusak, sehingga tidak bisa kami identifikasi melalui sistem,” katanya.
Meski begitu, hasil penelusuran terhadap sepeda motor yang ditemukan di lokasi mengarah pada laporan orang hilang yang dibuat oleh Nur Yanto, warga Nganjuk. Laporan tersebut dibuat dua hari sebelum penemuan jenazah.
“Dari penyelidikan awal, terdapat kecocokan antara laporan orang hilang dengan temuan di lapangan. Dugaan sementara mengarah pada ibu dan anak tersebut,” pungkasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus itu untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian serta memastikan identitas korban melalui proses lanjutan.
Editor : Zainul Arifin