Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menuju Muktamar NU 2026 di Tambakberas, Ini Instruksi Bupati Jombang Kepada OPD
Advertisement . Scroll to see content

1.500 Jemaah NU Jombang Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi NU di Stadion Gajayana

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:07 WIB
  • author Zainul Arifin
1.500 Jemaah NU Jombang Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi NU di Stadion Gajayana
Ribuan warga NU diberangkatkan Bupati Jombang Warsubi dari pendopo kabupaten, Sabtu (7/2/2026) malam mengikuti Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana. Foto ist

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sekitar 1500 jemaah NU Jombang menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, hari ini, Minggu (8/2/2026). 

Ribuan warga NU ini diberangkatkan oleh Bupati Jombang Warsubi dari pendopo kabupaten, pada Sabtu (7/2/2026) malam. Keberadaannya menggunakan 47 kendaraan meliputi 10 bis besar,6 bis kecil, 14 Hiace/ Elf dan 17 kendaraan pribadi yang membawa rombongan dari Kabupaten Jombang.

Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur atas Ridho Allah SWT sehingga seluruh jemaah dari Kabupaten Jombang dapat berkumpul untuk mengikuti Mujahadah Kubro yang merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah 1 Abad Masehi Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur pada 7-8 Februari 2026.

"Saya harap seluruh jamaah mengikuti kegiatan dengan penuh keikhlasan, niat ibadah yang lurus, serta menjaga kekompakan dan kebersamaan selama perjalanan maupun selama rangkaian acara berlangsung," tutur Warsubi.

Warsubi menyampaikan, keikutsertaan jemaah NU Jombang dalam Mujahadah Kubro adalah wujud khidmah, kecintaan, dan komitmen warga Nahdliyin dalam menjaga tradisi spiritual, memperkuat jam’iyah, serta memantapkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

"Saya berpesan agar seluruh jamaah tetap tertib, khidmat, saling menjaga, dan senantiasa membawa nama baik organisasi NU serta Kabupaten Jombang," pesannya.

Selain itu, Warsubi berharap dapat semakin memperkuat sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun umat dan daerah, menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut