Polisi dan TNI Lumpuhkan Pria Tiba-tiba Mengamuk di Jombang, Nyaris Tertusuk Pisau Pelaku
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sebuah rekaman CCTV di Dusun Budug, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur memperlihatkan aparat kepolisian bersama TNI berjibaku menumbangkan seorang pria yang menyerangnya menggunakan pisau.
Pria tiba-tiba mengamuk itu adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang bernama Rifa'i. Sebab tindakannya, dua anggota aparat keamanan yakni Bhabinkamtibmas Desa Budugsidorejo Aiptu Abdul Rohman dan Babinsa Sertu Heru kewalahan menangkap.
Bahkan Aiptu Abdul Rohman sempat terjatuh hingga nyaris terkena tusukan pisau yang dibawa pelamh. Namun akhirnya Rifai berhasil dilumpuhkan lalu dibawa ke Mapolsek Sumobito untuk pemeriksaan.
Kepala Desa Budugsidorejo, Asmujiono mengatakan peristiwa itu bermula Rifai yang diduga mengalami depresi sedang menikmati kopi di sebuah warung. Dia kemudian mengambil pisau milik warung itu dan digunakan untuk melukai diri sendiri. Walhasil, aksi ekstrem tersebut bisa dicegah.
"Dari pagi yang bersangkutan itu sudah melukai anggota tubuhnya disayat-sayat, setelah itu ngopi di warkop sembari mengambil pisau di warung lalu dibuat menyayat seluruh anggota tubuhnya," kata Asmujiono kepada iNews Jombang.
Setelah itu, Rifa'i yang membawa sabit mendatangi rumah gurunya, Solikan (60), sambil mengomel tidak jelas dan mengaku mendapat “wangsit”. Setelah sempat dinasehati oleh gurunya, sabit yang dibawa Rifai diserahkan kepada Solikan.
Namun, beberapa saat setelah pulang ke rumah, Rifai kembali keluar dengan membawa pisau dapur berukuran 25 cm dengan gagang kayu. Dia lari saat dihampiri Kepala Dusun Hadi Kuswoyo bersama Aiptu Abdul Rohman dan Sertu Heru.
Insiden kejar-kejaran hingga pergumulan pun tak terhindarkan lantaran Rifai berusaha melawan saat hendak ditangkap. Bahkan, Aiptu Abdul Rohman yang sempat terjatuh nyaris terkena tusukan pisau.
Berkat kesigapan petugas keamanan Rifai berhasil dilumpuhkan oleh bhabinkamtibmas Aiptu Abdul Rohman dan Babinsa Sertu Heru dengan dibantu warga setempat. Selanjutnya dibawa ke Mapolsek Sumobito. “Saya ucapkan terima kasih karena yang bersangkutan berhasil dilumpuhkan,” ujarnya.
Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan adanya peristiwa itu. Menurutnya, setelah dilakukan interogasi, diketahui bahwa Rifai mengalami gangguan mental. Terdapat sejumlah luka di tangan dan dadanya yang menunjukkan upaya bunuh diri dengan pisau yang dibawanya.
Saat diajak bicara, Rifai tampak marah-marah dan berbicara tidak jelas. Kondisi tersebut memunculkan dugaan Rifai sedang mengalami depresi berat.
"Bahwa, Kepala desa Budugsidorejo bersama pihak keluarga Rifai datang ke Polsek Sumobito meminta Rifai dibawa ke RSJ lawang guna memeriksakan kesehatan kejiwaannya. Setelah ada kesepakatan, malam ini saudara Rifa'i diantarkan ke RSJ Lawang," katanya.
Editor : Zainul Arifin