Debt Collector Pinjol Terkapar Akibat Dibacok Warga di Jombang, Pelaku Sudah Teridentifikasi
JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Seorang Debt Collector Pinjol (Pinjaman Online) bernama Dian Bayu Prakoso (37), warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ditemukan terkapar bersimbah darah akibat dibacok warga di Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Menurut Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander, korban mengalami sejumlah luka robek dan luka tusuk sehingga belum dapat dimintai keterangan secara maksimal karena masih menjalani perawatan intensif.
“Keterangan sementara dari korban menyebutkan bahwa sejak pagi sudah merasa dibuntuti pelaku. Kemudian di lokasi kejadian korban dicegat. Pelaku sempat berpura-pura menanyakan alamat, namun langsung melakukan penganiayaan,” terang Dimas kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Polisi mengaku identitas pelaku pembacokan mengakibatkan penagih utang luka parah di beberapa bagian tubuhnya itu sudah dikantongi.
“Terkait motif, korban belum terbuka. Diketahui korban bekerja sebagai debt collector pinjaman online. Namun apakah kejadian ini berkaitan dengan pekerjaannya, masih kami dalami,” ujarnya.
Peristiwa berdarah di Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang itu terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Yuli Fitriani (41), salah satu warga setempat, yang saat itu berada di dalam rumah sempat mengira kegaduhan di sekitar rumahnya kucing berkelahi.
“Saya sama anak mau tidur siang, terus dengar ramai-ramai. Awalnya dikira kucing berkelahi, ternyata ada perkelahian disertai pembacokan,” ujar Yuli.
Ketua ia bersama warga datang ke lokasi, melihat korban sudah dalam kondisi terluka dan terkapar di lokasi kejadian. Menurutnya, Ketua RT setempat sempat berusaha melerai, namun pelaku langsung melarikan diri. “Pak RT sempat mengejar tapi tidak bisa. Katanya yang terlibat satu pelaku dan satu korban,” jelasnya.
Yuli menuturkan korban mengalami banyak luka akibat sabetan senjata tajam. Bahkan, jari kelingking korban mengalami luka parah, darahnnya juga bercucuran deras, yang berasal dari lengan korban.
“Lukanya banyak, parah. Jari kelingking sampai kewar-kewar. Kayaknya dibacok pakai pisau, soalnya tempat pisaunya jatuh dan ketinggalan di lokasi,” ungkapnya.
Selain pisau, beberapa barang milik pelaku diduga tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP), seperti handphone, kacamata, dan helm. Setelah kejadian, warga mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Cukir, Diwek, Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Editor : Zainul Arifin