get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepulangan 375 Jemaah Haji Kloter 18 Asal Jombang Disambut Haru, Dua Orang Dirawat

1.319 Calon Jemaah Haji Jombang Sudah Bayar BPIH, Tidak Seluruhnya Berangkat!

Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:55 WIB
header img
Suasana Mekkah Arab Saudi. (Foto: iNews.id/Arie Dwi Satrio)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Sebanyak 1.319 calon jemaah haji (CJH) sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap 1 dan 2. Angka tersebut merupakan jumlah jemaah berhak lunas, namun belum seluruhnya dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang Ilham Rohim mengatakan tidak semua jemaah yang melunasi bipih bisa berangkat haji tahun ini. Khususnya, bagi mereka yang masuk kuota cadangan.

“Cadangan dipersiapkan untuk mengisi kuota reguler ketika belum terpenuhi. Sehingga tidak semua cadangan yang melunasi nanti berangkat,” kata Ilham belum lama ini kepada wartawan.

Menurutnya, seluruh jemaah cadangan telah dikumpulkan untuk membuat pernyataan kesiapan, siap berangkat serta siap tidak berangkat. Jemaah yang menyatakan siap berangkat masih akan melalui proses verifikasi lanjutan.

“Yang siap berangkat nanti diverifikasi lagi. Apakah bisa mengisi kuota reguler yang belum terpenuhi,” katanya.

Jika kuota reguler masih kurang, jemaah cadangan berpeluang naik berangkat. Sebaliknya, ketika kuota reguler telah terpenuhi, maka jemaah cadangan tidak masuk daftar keberangkatan.

Ilham mengatakan daerah tidak memiliki kuota mandiri. Kuota haji ditetapkan berbasis provinsi. Untuk itu, data 1.319 jemaah lunas dari Jombang akan diserahkan ke tingkat Jawa Timur untuk diranking kembali. “Dari 1.319 calon jemaah haji itu nanti diserahkan ke Jawa Timur, lalu diranking lagi,” katanya.

Ia menyebut kuota Jawa Timur tahun ini berkisar sekitar 43 ribu jemaah. Dari total itu, jemaah reguler tetap menjadi prioritas utama. “Yang diprioritaskan tetap jamaah reguler,” tegasnya.

Dia mengatakan setelah proses rekap nasional selesai, tahapan berikutnya verifikasi kuota provinsi. Adapun pengumuman daftar jemaah berangkat dilakukan setelah seluruh data tersusun di tingkat pusat dan provinsi.

“Wilayah kerja Jombang masuk urutan wilker empat. Bisa jadi gelombang pertama akhir atau gelombang kedua awal,” ujarnya.

Sementara itu, jadwal keberangkatan haji nasional sudah mulai tersusun. Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April dan berangkat ke Arab Saudi sehari berikutnya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut