KKN Untag Surabaya di Trawas Dorong Pemberdayaan Desa Berbasis Teknologi dan Akses Masyarakat
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang digelar di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan melalui pendekatan teknologi, peningkatan akses ekonomi, kesehatan, dan literasi digital.
Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M, mengatakan KKN merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sehingga perlakuannya setara dengan kegiatan akademik lainnya.
“KKN ini adalah dharma ketiga, pengabdian kepada masyarakat. Bedanya dengan pendidikan di kelas, KKN dilaksanakan langsung di lapangan, sehingga kebutuhan dan pendekatannya tentu berbeda,” ujar Subekti di sela kegiatan KKN Untag di Trawas.
Ia menjelaskan, Yayasan melalui Untag dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memberikan dukungan penuh, baik dari sisi teknologi maupun keahlian dosen, yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah KKN.
Menurut Subekti, program KKN Untag tidak berhenti saat masa KKN selesai. Desa-desa binaan tetap akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan dari dosen sesuai bidang keahliannya, sebagai bagian dari konsep pemberdayaan masyarakat.
“Pemberdayaan itu bukan sekadar dari tidak mampu menjadi mampu, tapi meningkatkan akses. Ada tiga akses yang kami dorong, yaitu akses ekonomi melalui perbankan, akses kesehatan melalui puskesmas, dan akses teknologi,” tegasnya.
Editor : Trisna Eka Adhitya