get app
inews
Aa Text
Read Next : KKN Untag Surabaya di Mojokerto Fokus pada Keberlanjutan, Kolaborasi, dan Dampak Jangka Panjang

KKN Untag Surabaya di Trawas Dorong Pemberdayaan Desa Berbasis Teknologi dan Akses Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 17:58 WIB
header img
Kegiatan KKN Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di Kecamatan Trawas diikuti antusias ratusan peserta dari unsur dosen, mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat desa. (Foto: Trisna Eka Adhitya)

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang digelar di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan melalui pendekatan teknologi, peningkatan akses ekonomi, kesehatan, dan literasi digital. 

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M, mengatakan KKN merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sehingga perlakuannya setara dengan kegiatan akademik lainnya.

“KKN ini adalah dharma ketiga, pengabdian kepada masyarakat. Bedanya dengan pendidikan di kelas, KKN dilaksanakan langsung di lapangan, sehingga kebutuhan dan pendekatannya tentu berbeda,” ujar Subekti di sela kegiatan KKN Untag di Trawas.

Ia menjelaskan, Yayasan melalui Untag dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memberikan dukungan penuh, baik dari sisi teknologi maupun keahlian dosen, yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah KKN. 

Menurut Subekti, program KKN Untag tidak berhenti saat masa KKN selesai. Desa-desa binaan tetap akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan dari dosen sesuai bidang keahliannya, sebagai bagian dari konsep pemberdayaan masyarakat.

“Pemberdayaan itu bukan sekadar dari tidak mampu menjadi mampu, tapi meningkatkan akses. Ada tiga akses yang kami dorong, yaitu akses ekonomi melalui perbankan, akses kesehatan melalui puskesmas, dan akses teknologi,” tegasnya.

Ketua Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya Prof. Dr. Slamet Riyadi, M.Si. menjelaskan, KKN Untag di Trawas dan Pacet berlangsung selama 12 hari, mulai 7 hingga 18 Januari 2026, dengan melibatkan berbagai aktivitas akademik dan sosial masyarakat.

Dalam program tersebut, Untag menyerahkan sebanyak 97 unit teknologi tepat guna yang mendukung sektor pertanian, perkebunan, dan aktivitas produktif masyarakat. Selain itu, kegiatan KKN melibatkan 199 mitra, mulai dari pelaku UMKM hingga lembaga pendidikan.

“Total kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama KKN mencapai 225 kegiatan, dengan keterlibatan masyarakat sebanyak 1.543 orang, termasuk PKK, RT, dan komunitas desa,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, KKN Untag juga menghasilkan 745 luaran, baik berupa laporan, konten media sosial, video, maupun media lainnya. Seluruh program tersebut didukung anggaran sekitar Rp.1,3 miliar untuk satu periode KKN, dengan harapan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Untuk wilayah sasaran, pihaknya menyebut saat ini KKN Untag menjangkau 23 desa di Kecamatan Trawas dan Pacet. Ke depan, Untag membuka peluang perluasan lokasi KKN ke kecamatan dan desa lain, seiring tingginya respons dan tingkat kepuasan masyarakat yang mencapai 85 hingga 92 persen.

“Kami juga memulai program penyuluhan narkoba dengan menyasar pelajar SMA, salah satunya di SMA Negeri 1 Trawas, sebagai upaya membangun ketahanan generasi muda sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Trawas Lies Setyautaminingsih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Untag Surabaya dan LPPM atas kontribusi nyata melalui program KKN di wilayahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan LPPM Untag yang telah membantu kami. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berpindah dari satu desa ke desa lain, tetapi bisa menjangkau seluruh 13 desa di Kecamatan Trawas agar dampaknya semakin luas,” ujar Lies.

Editor : Trisna Eka Adhitya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut