Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Otak Penculikan Satu Keluarga di Jombang Susul Anak Buah ke Penjara, 2 Pelaku Masih Buron
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Awal Hingga Pertengahan Ramadan, Polres Jombang Tangkap 58 Pelaku Kejahatan

Kamis, 13 Maret 2025 | 20:03 WIB
  • author Zainul Arifin
Operasi Awal Hingga Pertengahan Ramadan, Polres Jombang Tangkap 58 Pelaku Kejahatan
Operasi Awal Hingga Pertengahan Ramadan, Polres Jombang Tangkap 58 Pelaku Kejahatan. Foto InewsMojokerto/Zainul Arifin

JOMBANG, iNEWSMOJOKERTO.ID - Sejak awal hingga pertengahan Ramadan ini, Polres Jombang menangkap dan memenjarakan 58 pelaku kejahatan dari 47 kasus yang diungkap dalam operasi pekat Semeru 2025, mulai 26 Februari hingga 9 Maret.

"Hanya dalam 16 hari, 47 kasus kejahatan diungkap dengan 58 orang tersangka," ungkap Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Kamis (13/3/2025).

Perinciannya yakni 2 kasus prostitusi dengan 4 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp320.000, alat kontrasepsi, sprei, dan beberapa unit handphone.

13 kasus perjudian dengan 18 tersangka, barang bukti yang disita berupa uang tunai Rp1.575.470, beberapa unit handphone, dan rekapan angka taruhan. Lalu 24 kasus peredaran miras 24 tersangka. Adapun barang bukti yang disita 2.668 liter minuman keras berbagai merek.

Kemudian, 8 kasus narkoba dengan 12 tersangka, dengan barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 1.595.000, sabu seberat 105,87 gram, dan 3.880 butir pil dobel L.

AKBP Ardi mengatakan operasi pekat merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jombang terutama pada Bulan Suci Ramadan 2025.


Para pelaku Kejahatan yang ditangkap polres Jombang dalam operasi pekat Semeru di Bulan Ramadan 2025. Foto Zainul Arifin

Operasi itu menyasar berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat, seperti premanisme, prostitusi, perjudian, peredaran minuman keras (miras), narkoba, dan petasan. "Kami mengimbau masyarakat menjauhi aktivitas negatif, seperti tawuran, balap liar, atau konsumsi miras,” imbau Ardi.

Perwira menengah Polri ini juga memastikan bahwa operasi pemberantasan pekat akan terus digencarkan, dengan fokus memberantas kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan penyakit masyarakat demi menciptakan Jombang yang aman dan nyaman," kata AKBP Ardi.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut