Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Fair 2026, Alas Kaki Unggulan UMKM Kota Mojokerto Tembus Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Terus Lestari di Kota Mojokerto

Minggu, 24 September 2023 | 19:56 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Terus Lestari di Kota Mojokerto
Gema Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Mojokerto berlangsung meriah dengan adanya 5000 layah dari masyarakat Kota Mojokerto. (Foto: istimewa)

Nah, berjalannya waktu ini Agama Islam ini kemudian berkembang. Hingga akhirnya sampai di tanah Jawa.

"Islam masuk ketemu sama orang Jawa yang Bhineka Tunggal Ika," bebernya.

Saat itu kemudian terjadilah beberapa akulturasi budaya. Seperti yang awet saat ini salah satu contohnya dalam memperingati Maulid Nabi dengan membawa layah atau nampan berisi makanan.

"Makanya kalau makanan tak habis dinamakan berkat. Asal usul dari kata Barokah," imbuhnya.

Gus Muwafiq pun mengapresiasi tradisi makan bersama orang Jawa ini. Karena dengan demikian bisa terhindar dari perpecahan serta tak mudah diadu domba.

"Karena makan tak makan penting kumpul," imbuhnya.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut