Alumni Pesantren Tebuireng Jombang Siap Masuk Kepengurusan PBNU 2026

Zainul Arifin
Pelantikan pengurus IKAPETE periode 2026-2030 di Masjid Tebuireng Jombang. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Ketua Umum Presidium Nasional Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) Masykuri Bakri mengatakan pihaknya tidak akan melakukan intervensi terhadap Ketua Umum PBNU terpilih, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam menyusun jajaran kepengurusan.

Masykuri menegaskan bahwa penentuan struktur kepengurusan sepenuhnya menjadi hak prerogatif ketua umum terpilih.

"Kalau dari Ikatan Alumni Tebuireng , kita pasrahkan semuanya kepada ketua umum terpilih. Kita sendiri tidak akan intervensi,” ujar Masykuri, usai pelantikan pengurus Ikapete periode 2026-2031 di Masjid Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026).

Dikatakan Masykuri, Gus Kikin memiliki kewenangan melihat dan memilih kader-kader dari berbagai daerah yang dinilai memiliki kemampuan untuk mengisi kepengurusan PBNU.

Namun, kata Masykuri, apabila nantinya alumni Tebuireng diminta bergabung dalam jajaran kepengurusan PBNU, Ikapete menyatakan siap memberikan dukungan, termasuk mengusulkan nama-nama alumni sesuai dengan kompetensi masing-masing.

"Ketika alumni diminta untuk masuk di dalam jajaran pengurus, harus siap. Kalau misalnya kami dimintai nama-nama, tentu kami siap memberikan nama-nama dengan latar belakang sesuai dengan kompetensinya," ujarnya.

Masykuri menyebut, alumni Tebuireng Jomban saat ini memiliki latar belakang dan kompetensi beragam dan tersebar di berbagai bidang. Mulai dari kesehatan, ekonomi, teknokrasi, birokrasi, politik, keagamaan, pendidikan hingga lingkungan.

Pun demikian, pihaknya tidak secara khusus meminta posisi tertentu dalam kepengurusan PBNU. Hingga kini, pihaknya juga tidak menanyakan ataupun berharap agar alumni Tebuireng Jombang mendapatkan posisi dalam struktur PBNU. "Kami memberikan hak sepenuhnya kepada beliau untuk menyusun kepengurusan," ucapnya.

Masykuri berharap kepengurusan PBNU ke depan semakin mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. "Harapan kita adalah PBNU ke depan akan semakin baik, terutama khidmatnya terhadap bangsa dan negara, bahkan dunia," kata dia.

Dirinya menilai NU memiliki posisi penting dalam kehidupan kebangsaan karena hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara.

"NU hadir untuk memberikan berbagai macam solusi atas berbagai problem yang dihadapi pemerintah, bangsa, dan negara. NU hadir di tengah-tengah masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya.

Masykuri juga menekankan pentingnya NU tetap menjalankan politik kebangsaan tanpa terjebak dalam politik praktis. "Maka posisi NU ini adalah dalam konteks politik kebangsaan, bukan politik praktis," ujarnya.

Ia optimistis Gus Kikin dapat membawa NU kembali pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam Qanun Asasi sebagai pijakan dalam menjalankan roda organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network