Supriono, salah satu karyawan pabrik mengaku mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan rekan kerjanya yang panik melihat api mulai membesar. Tanpa berpikir panjang, ia bersama sejumlah karyawan mencoba melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
“Kami mencoba memadamkan api dengan APAR, tetapi tidak berhasil. Setelah itu kami melapor ke Damkarla Jombang,” ujar Supriono di lokasi.
Melihat api mengamuk, Supriono dan karyawan lainnya kemudian berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dikeluarkan dari area pabrik. Menurutnya, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian barat belakang pabrik, tepatnya di sekitar area mesin produksi.
Meski saat kejadian masih terdapat beberapa pekerja di dalam bangunan, seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Petugas Damkar kini masih bekerja keras melakukan pembasahan dan pemadam karena kepulan asap masih mengepul di balik tumpukan bonggol jagung di dalam pabrik tersebut.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
