Ketua Panitia Permata CAI 2026, H. Achmad Fawwaz Abd Aziz, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Wakil Presiden dalam pembukaan acara tersebut. Menurutnya, kehadiran Gibran menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta.
Selain membuka perkemahan, Wapres Gibran juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sekitar Desa Sambirejo sebagai bagian dari kegiatan sosial yang diselenggarakan Ponpes Gadingmangu.
Fawwaz menjelaskan bahwa selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi pembinaan, mulai dari wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dakwah, hukum hingga kepemimpinan.
"Kami ingin melahirkan generasi muda yang memiliki nasionalisme tinggi, berjiwa patriotik, religius, mandiri, serta siap menjadi pemimpin masa depan," katanya.
Ia menegaskan pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah, disiplin, bertanggungjawab, dan memiliki etos kerja tinggi.
Dia menambahkan, perkemahan itu juga menjadi sarana memperkuat pemahaman peserta terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Bonus demografi merupakan peluang besar bagi Indonesia. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi SDM unggul yang profesional, religius, serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat," imbuhnya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
