JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kejadian pencurian dua motor di kos-kosan Davina, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Senin (1/6/2026) tidak hanya membuat sedih korban, tapi juga Ibu Kos yang kaget dan syok, karena baru pertama kali disatroni maling sejak didirikan 17 tahun lalu.
Wiwik, pemilik rumah kos mengungkapkan, pencurian kendaraan motor (curanmor) milik Heni Dyah Aprilia dan Muhammad Ilham Vebrilian itu terekam CCTV pada jam dini hari saat semua penghuni terlelap, termasuk juga korban.
"Biasanya (penghuni) belum tidur, mungkin karena kecapekan ya, jam 10.00 sudah tidur. Selain itu, biasanya CCTV terpantau dari HP, dan saya sering melihatnya, karena kemarin banyak kegiatan, sehingga terlewat. Karena apes ya," ungkap Ibu Kos, Wiwik saat ditemui iNews.id di lokasi, Senin (1/6/2026) malam.
Dia menceritakan bahwa siang hari sebelum kemalingan, ada acara sedekah desa dan pertunjukan jaranan hingga sore di kampung setempat. Setelah acara, suasana lingkungan sekitar sepi dimungkinkan warga beristirahat karena kecapekan.
"Kemudian pagi-pagi jam 05.00, penghuni kos ke rumah dan bilang saat mau salat subuh, melihat sepedanya tidak ada," katanya.
Pelaku saat mendorong motor dari Kos-kosan di Desa Balongbesuk Kecamatan Diwek, Jombang. (Foto: CCTV)
Bergegas Wiwik mengecek rekaman CCTV melalui ponsel. Dia melihat pukul 00.59 WIB masuk pencuri untuk melihat situasi. Setelah keluar, 2 temannya masuk ke dalam dan menggasak motor beat street warna coklat pelat nomor S 2108 EAR.
"Kejadiannya pukul 01.04 WIB. Motor saat itu sudah dikunci stang, dan sama pencurinya diangkat. Itu terlihat di CCTV," katanya.
Tak lama setelah itu, pukul 01.25 satu pelaku yang sama masuk lagi dan mengambil motor beat nopol S 6949 DP yang diparkir dengan sejumlah kendaraan lainnya. Pelaku dengan mudah membawa kabur motor karena tidak dikunci stang.
"Suami saya kebetulan pas libur, jam 00.50 lewat kos selisih dengan kejadian 10 menit, dan kos-kosan masih tertutup aman," ujarnya.
Gerbang tidak dikunci
Wiwik mengatakan, kawanan pelaku masuk kos melalui pintu gerbang. Mereka diduga paham situasi sekitar dan juga mengetahui gerbang kos yang dihuni para pekerja pabrik itu tidak dikunci, hanya ditutup saja.
"Kos ini banyak pekerja pabrik playwood, plastik dengan sistem sif. Kalau sif 3 jam 11 baru berangkat, sementara sif 2 baru pulang, sehingga gerbang sesuai kesepakatan hanya ditutup," katanya.
Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kata Wiwik, dia pernah membuatkan kunci gerbang setiap penghuni kos. Namun hilang sehingga penghuni tidak bisa masuk dan memanjat pagar hingga dikira maling oleh warga. Karena sama-sama menjaga dan hanya ditutup. "Apalagi di sini malam itu kan banyak yang belum tidur, karena banyak pergantian sif," ucapnya.
Wiwik mengatakan, pencurian tersebut membuatnya syok, terlebih dua motor hilang sekaligus. Setelah kejadian, ia mendampingi korban melapor ke Polres Jombang dan langsung ditindaklanjuti polisi dengan olah TKP serta pemeriksaan saksi-saksi. "Semoga bisa tertangkap pencurinya dan kembali barang buktinya," tandasnya
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
