Tegas! Pemkot Mojokerto Cabut Bansos jika Penerima Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Zainul Arifin
Pemkot Mojokerto menegaskan Kalau ingin tetap menerima fasilitas dari pemerintah, jangan sampai ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba. (Foto: Mojokerto.iNews.id/Zainul Arifin).

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Pemerintah Kota (Pemkot) tidak akan mentoleransi adanya anggota keluarga penerima bantuan sosial (bansos) yang terlibat narkoba. Jika terbukti, seluruh bantuan dari pemerintah akan dicabut.

Pernyataan tersebut disampaikan dengan tegas oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi Bersinar (Bersih Narkoba) Kelurahan Pulorejo, dengan melibatkan masyarakat, khususnya para ibu sebagai garda terdepan dalam keluarga, di Taman Bahari Mojopahit (TBM), Jumat (10/4/2026).

“Kalau ingin tetap menerima fasilitas dari pemerintah, jangan sampai ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba. Kalau ditemukan, semua jenis bantuan akan kita cabut,” tegasnya.

Langkah tersebut, kata Ning Ita sapaan akrabnya bentuk komitmen nyata Pemkot Mojokerto dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin meluas dan masif, serta menyasar kalangan remaja.

Ning Ita menekankan pentingnya peran keluarga, terutama ibu, dalam menjaga dan mengawasi anggota keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menyebut, keluarga merupakan benteng pertama dalam pencegahan.

“Kalau setiap keluarga bisa menjaga anggotanya, maka lingkungan akan aman. Dari kelurahan, kecamatan, hingga kota akan terlindungi dari bahaya narkoba,” katanya.

Editor : Zainul Arifin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network