JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Arus lalu lintas di jalur arteri Jombang, tepat di Bandarkedungmulyo padat kendaraan. Penumpukan kendaraan kerap di exit tol Bandar dan perlintasan saat kereta api melintas.
Sejumlah pemudik yang terjebak kemacetan harus berhenti menunggu berjam-jam untuk melanjutkan perjalanannya. Hal itu diakui oleh Rusman (55), salah satu pemudik asal Surabaya.
Rusman menceritakan, Rusman berangkat dari Surabaya menuju Nganjuk pada pukul 08.00 WIB. Sepanjang perjalanan melewati Sidoarjo dan Mojokerto, laju kendaraannya tidak terlalu kencang lantaran arus lalu lintas ramai.
Mendekati perlintasan kereta api di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, kendaraan mulai padat merayap. Perlahan, Rusman melaju sangat pelan. Di tengah-tengah penumpukan kendaraan, dia kemudian terjebak macet.
“Berangkat sekitar delapan, sampai sekarang masih di jalan. Kejebak macet sekitar satu sampai dua jam. Panas sekali,” ujar Rusman, Minggu siang.
Sama halnya dialami Handoko (55), warga Sidoarjo. Dia harus menempuh perjalanan lama saat hendak menuju Kertosono, Nganjuk lantaran terjebak macet cukup lama di pintu keluar tol Bandar.
Pada hari ketiga lebaran, Senin (23/3/2026), kepadatan kendaraan terpantau dari dua arah, baik menuju Kediri maupun sebaliknya. Antrean mencapai sekitar 1,6 kilometer, terutama di sekitar perlintasan rel Kereta Api Bandar.
Kemacetan dipicu percampuran warga yang masih melakukan silaturahmi Lebaran dan arus balik yang mulai meningkat.Petugas mengurai kepadatan dengan menerapkan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah Exit Tol Bandar dialihkan menuju Simpang Tiga Jatipelem, kemudian ke Kunjang, Pelemahan, Simpang Empat Papar, hingga masuk wilayah Kediri.
Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional. Jika kepadatan mulai berkurang, jalur utama akan kembali dinormalkan.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
