Selain faktor ketinggian hilal, kondisi cuaca juga turut memengaruhi proses rukyatul hilal. Saat pemantauan berlangsung, langit di wilayah Jombang dilaporkan mendung.
"Faktor cuaca jelas berpengaruh, jika tertutup awan atau mendung, maka sesuai hadits, puasa disempurnakan menjadi 30 hari," kata Muhajir.
Hasil Rukyatul hilal di titik pantau wilayah Jombang ini, kata Muhajir, akan dilaporkan kepada pusat bersama dengan 177 titik pantau di Indonesia, termasuk 28 titik pantau di Jatim.
"Kalau semua daerah tidak bisa melihat hilal, maka ya disempurnakan 30 hari artinya 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu," tuturnya.
Muhaji menegaskan pihaknya menunggu keputusan resmi penetapan Idulfitri 2026 yang akan ditentukan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada hari ini, Kamis (19/3/2026) setelah menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
