SURABAYA, iNewsMojokerto.id – Memasuki hari ke-29 bulan Ramadan, pergerakan arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan. Namun demikian, kondisi lalu lintas di kawasan tengah Kota Surabaya terpantau landai dan belum menunjukkan kepadatan signifikan.
Pantauan dilakukan jajaran Polrestabes Surabaya yang diwakili Polsek Tegalsari melalui pos pengamanan (Pos Pam) di Jalan Embong Malang, tepat di depan Tunjungan Plaza Surabaya. Dari titik tersebut, arus kendaraan di pusat kota terlihat mengalir lancar meski volume mulai meningkat.
Jurnalis iNews.id melaporkan, kondisi traffic di jantung kota cenderung lebih lengang dari perkiraan. Hal ini dipengaruhi kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga arus mudik terjadi lebih merata dan tidak menumpuk dalam satu waktu.
Kanit Lantas Polsek Tegalsari Surabaya, AKP Reo Anggar Prabowo, menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan sudah mulai terasa sejak awal pekan.
“Sejak hari Senin dan Selasa, volume kendaraan yang keluar dari Surabaya mulai meningkat seiring dimulainya cuti bersama. Namun dengan adanya WFA, lonjakan tidak terlalu signifikan sehingga lalu lintas di tengah kota masih landai,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi kendaraan. Pemudik diminta memastikan tubuh dalam kondisi prima serta tidak memaksakan diri saat lelah.
“Manfaatkan rest area untuk beristirahat. Selain itu, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, mulai dari mesin, tekanan ban, hingga kelengkapan surat seperti SIM dan STNK,” tambahnya.
Pihak kepolisian akan terus bersiaga di sejumlah titik rawan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik berlangsung. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Editor : Trisna Eka Adhitya
Artikel Terkait
